Showing posts with label Jokowi. Show all posts
Showing posts with label Jokowi. Show all posts

Monday, 15 December 2014

Rupiah, Faisal Basri dan Ujian Para Penguasa Dollar

Rupiah melemah (16/12) hingga Rp12.900 per dollar AS (Data Bank Indonesia, diolah)

Kurs tengah Bank Indonesia hari ini menunjukan Rupiah yang kembali melemah hingga mencapai Rp12.900 per dollar AS. Bahkan di sejumlah bank, rupiah dijual dengan harga Rp13.000 per dollar AS. Pelemahan ini mengingatkan kembali terhadap puncak pelemahan nilai tukar rupiah pasca krisis 1998 yang terjadi pada 24-26 November 2008 di tengah krisis finansial global. Kurs tengah Bank Indonesia pada tiga hari itu tercatat Rp 12.400 per dollar AS. Maka hari ini kondisi rupiah Rp500 lebih lemah dibandingkan November 2008.

Tentu harus diakui, pelemahan ini tidak hanya dialami oleh rupiah. Hampir sebagian besar pelemahan nilai tukar juga terjadi dinegara-negara berkembang lainnya. Hal ini tidak terlepas dari membaiknya ekonomi Amerika Serikat sehingga berdampak pada penguatan nilai dollar AS akibat investor yang berburu valas.

Disamping itu, pelemahan nilai rupiah ini juga terjadi akibat adanya capital outflow dari emerging markets terhadap reaksi taper tantrum (reaksi pasar terhadap The Fed Reserve mengenai pengurangan quantitative easing) seiring adanya spekulasi percepatan kenaikan suku bunga The Fed yang lebih cepat pada kuartal pertama tahun 2015 setelah sebelumnya diperkirakan terjadi pada kuartal kedua tahun 2015.

Respon Bank Indonesia yang dilakukan sejak 18 November 2014 lalu dan kembali dipertahankan pada tanggal 11 Desember 2014 dengan menaikan suku bunga menjadi 7.75% dari sebelumnya 7.5% dinilai belum mampu menahan pelemahan nilai rupiah hingga hari ini. Terlebih cadangan devisa untuk menahan laju pelemahan rupiah per November 2014 kembali menurun dari bulan sebelumnya USD111.9 miliar menjadi USD111.1 miliar.

Kondisi pelemahan rupiah hari ini hingga Rp12.900 per dollar AS mengingatkan Saya akan tulisan seorang Faisal Basri di blognya yang Beliau tulis sendiri tanggal 25 Agustus 2013. Faisal Basri yang kini menjadi Ketua Tim Reformasi Tata Kelola Migas pernah menulis tentang penguasa terlena rupiah sengsara. Tulisan itu juga dimuat di Harian Kompas tanggal 26 Agustus 2013. Faisal Basri saat itu mengulas kondisi rupiah yang mulai bergerak naik ke angka Rp11.000 setelah sebelumnya masih berada pada posisi Rp8.000 hingga Rp9.000 per dollar AS.

Faisal Basri saat itu menuliskan diblognya “Kalau disadari kondisi sekarang merupakan lampu kuning bagi perekonomian dan ancaman serius terhadap momentum pertumbuhan berkelanjutan, harus muncul sense of crisis dan sense of urgency. Kalau terapi kebijakan ekonomi sangat terbatas dan butuh waktu, harus ada juga desakan moral (moral suasion). Apa lagi kalau bukan tindakan yang bisa kita lakukan sekarang juga, yaitu menjual kekayaan dalam bentuk mata uang asing yang dimiliki para penyelenggara negara.”

Tulisan Faisal Basri begitu mengena, serempak media mulai mengangkat isu ini kepermukaan dan serempak pula para penyelenggara pemegang dollar yang disebutkan olehnya ikut angkat bicara, ada yang membantah, ada yang bersedia melepaskan dollarnya.
Current Account Balance of Indonesia (Dokumen Indopremier-Jeffereis)

Kini tentu posisi ekonomi Kita juga masih sama dengan kondisi ekonomi yang digambarkan oleh Bang Faisal Basri ditulisannya, Kita masih mengalami current account defisit dan mengalami pelemahan nilai rupiah bahkan lebih rendah hingga mencapai Rp12.900 per dollar AS. Faisal Basri ditulisannya waktu itu mengajak Kita membayangkan betapa besar kekuatan dari dalam diri penyelenggara negara saja untuk memulihkan rupiah. Kini tulisan itu masih relevan dengan zaman. Semua itu bisa dimulai dari langkah keteladanan yang bisa dilakukan oleh Jokowi-JK yang menurut LHKPN, Jokowi memiliki USD27.633 per 14 Mei 2014 sementara JK memiliki USD1.058.564 per 19 Mei 2014.

Kita semua tentu berharap, tidak hanya kepada para penyelenggara negara yang masih memiliki dollar dikantongnya, para penguasa dollar lainnya juga diharapkan untuk melepaskan dollar yang dimilikinya lalu ditukar dengan rupiah. Barangkali langkah keteladanan juga bisa diikuti oleh Prabowo yang memiliki kekayaan dalam bentuk USD sebesar USD7.503.134 per 20 Mei 2014 dan Hatta Radjasa yang memiliki USD75.092 per 20 Mei 2014.


“Jika tak kuasa membantu, janganlah menjadi rayap-rayap yang menggerogoti sendi-sendi perekonomian negara,” ujar Faisal Basri menutup tulisan diblognya, sekitar satu tahun lalu… 

Baca juga
Bagaimana cara mendapatkan uang dari internet

Wednesday, 24 September 2014

Nasib Esemka di Tangan Jokowi

Pengadaan mobil dinas baru Mercedes-Benz akhirnya ditolak oleh Jokowi. Jokowi lebih memilih memanfaatkan kendaraan dinas yang lama Toyota Crown untuk para menteri-menterinya. Hal ini secara otomatis akan membatalkan surat Seskab RI bernomor Peng-03/PPBJ-PKMPSM/08/2014PT tertanggal 28 Agustus 2014 terkait  keputusan PT. Marcedes-Benz Indonesia sebagai pemenang lelang pengadaan mobil dinas baru bagi para menteri dan pejabat setingkat termasuk bagi mantan presiden dan wakil presiden. Langkah ini tentu perlu diapresiasi sebagai gebrakan awal untuk menampilkan image pemerintahan yang efisien dimana dalam kasus ini Jokowi telah menghemat pagu anggaran mobil dinas dalam APBN 2014 yang nilainya mencapai sekitar Rp104 milyar. Disamping itu, timbul juga keinginan publik agar Jokowi kembali mewacanakan Esemka sebagai mobil nasional sekaligus kendaraan dinas seperti yang dilakukannya ketika masih menjabat Walikota Solo. Jokowi sebenarnya memiliki peluang untuk mewujudkan Esemka menjadi mobil nasional, pasalnya Jokowi saat ini adalah orang nomor satu di Indonesia yang memiliki kewenangan dan kekuasaan. Namun pertanyaannya maukah Jokowi? 

Langkah Esemka yang digadang-gadang menjadi mobil nasional memang momentumnya sempat terhenti karena 2 hal utama. Pertama,  belum lolos uji SNI, Esemka gagal di uji emisi. Balai Termodinamika Motor dan Sistem Propulsi BPPT menyebutkan Esemka belum lolos ambang batas emisi gas buang. Hal ini diperkuat melalui Surat Keputusan AJ.402/17/6/DJPD/2012 dari Dirjen Perhubungan Darat. Menurut Kementerian Perhubungan, hal ini diakibatkan gas buang CO Esemka masih tinggi. Emisi CO Esemka mencapai 11,63 gram per kilometer dan HC + NOX 2,69 gram per kilometer. Padahal standar Kementerian Lingkungan Hidup sesuai dengan keputusan Menteri Lingkungan Hidup No. 4 Tahun 2009, ambang batas untuk kendaraan bermotor tipe baru adalah CO 5 gram per kilometer dan HC + NOX 0,70 gram per kilometer. Selain gagal di uji emisi, Esemka juga belum memenuhi standar dalam hal ketajaman lampunya. Pemerintah telah menetapkan standar dalam satu lampu harus memiliki 12.000 candle (CD), namun pada Esemka lampu kanannya baru menyinarkan 10.900 CD dan sebelah kiri sebanyak 6.700 CD.

Kedua, Jokowi tidak menggunakan Esemka sebagai kendaraan dinas Gubernur DKI.  Karir politik Jokowi yang terbilang mulus, setelah menjadi Walikota Solo periode 28 Juli 2005 hingga 1 Oktober 2012, selang beberapa hari berikutnya tepatnya pada 12 Oktober 2012 Jokowi resmi dilantik menjadi Gubernur DKI Jakarta. Namun tidak demikian dengan nasib Esemka yang cenderung tenggelam seiring langkah Jokowi yang lebih memilih kendaraan dengan merk lain sebagai kendaraan dinasnya.

Nampaknya sinyal Jokowi untuk mengangkat kembali Esemka sudah mulai didengungkan kembali di fan page resmi Joko Widodo yang dibuat sekitar 22 jam lalu. Jokowi mengungkapkan Kemampuan anak negeri untuk memproduksi mobil maupun motor buatan sudah tidak perlu diragukan lagi. Beberapa di antaranya Jokowi menyebutkan karya para siswa SMK di Solo, Jawa Tengah yang telah membuat mobil Esemka. Mobil tersebut bahkan sempat diproduksi secara massal, namun upaya tersebut kurang mendapat perhatian lebih dari pemerintah. pada masa pemerintahan nanti, saya akan membuka jalan bagi industri otomotif dalam negeri untuk lebih berkembang dan menjadi ikon nasional, untuk dapat bersaing dengan industri otomotif dari luar negeri.
Sumber: Facebook Fan Page Jokowi Official
Publik berharap Jokowi melakukan langkah berani mewujudkan Esemka sebagai mobil nasional sebab selain Esemka dinilai berkontribusi besar terhadap karir politik Jokowi yang akhirnya menasional, Esemka juga diprediksi mampu mengangkat rasa nasionalisme bangsa terhadap hasil karya anak negeri.

Proton, Mahatir Mohammad dan Habibie
Pekerjaan rumah untuk mewujudkan Esemka menjadi mobil nasional memang cukup banyak, tidak hanya masalah local content yang harus SNI dan uji kelaikan maupun uji standar keselamatan dari New Car Assessment Program for Southeast Asia (ASEAN NCAP), desain Esemka yang disebut-sebut mirip desain mobil buatan Guangdong Foday Automobile Co.,Ltd memang cukup menyita perhatian publik. Namun demikian, hal yang sama pernah dialami Proton di awal kelahirannya (Proton Wira, 1993) dirasakan mirip dengan mobil keluaran Mitsubishi Motor Corporation (Mitsubishi Lancer) atau Proton Perdana (1995) yang mirip dengan Mitsubishi Galant. Hal tersebut tidak terlepas kerjasama joint venture antara HICOM (The Heavy Industries Corporation of Malaysia) dengan Mitsubishi yang memiliki saham sekitar 30%.

Proton yang perjalanan karirnya mayoritas dimiliki BUMN dan sejak 2012 beralih menjadi milik swasta Malaysia terus menerus melakukan inovasi dengan kerjasama yang dilakukan. Dimulai bekerjasama dengan pabrikan Mitsubishi, hingga mengakuisisi 60% saham Lotus Group International Ltd di 1996, sebuah pabrikan ternama untuk meningkatkan kemampuan mesin Proton dan Research & Development yang dimiliki. Tak berhenti sampai disitu, kerjasama dengan Zagross Khodro, SAIPA, KACST menjadi beberapa contoh komitmen Proton menghasilkan produk yang lebih baik. Bahkan sejak diambil alih oleh pengusaha kaya Malaysia Tan Sri Mokhtar Al Bukhary melalui DRB-Hicom Proton pada 2012, Proton semakin agresif bekerjasama salah satunya dengan Honda Motors Co untuk mengeksplorasi kerjasama pengembangan teknologi, platform kendaraan, lini produk baru dan tentu penggunaan fasilitas.
Sumber: Diolah dari berbagai sumber
Tidak hanya bekerjasama dengan pihak lain, Proton juga sudah lama memiliki pabrik seperti Shah Alam Plant yang memiliki original Main Plant and Multi Vehicle Factory (MVF) yang mampu memproduksi sekitar 200 ribu unit setiap tahunnya. Ada juga The Tanjung Malim plant yang dilengkapi oleh Automatic Line Control or error-proof system sehingga mampu menghasilkan produk berkualitas dan efisien. Selain dua tempat tersebut, Proton memiliki component plant seperti Casting Plant yang memproduksi 180,000 cylinder blocks, crankshafts, bearing caps dll. ETM Plant yang mampu memproduksi competitive product - Machining (C/Block, Cylinder Head, Crankshaft, Camshaft, Bearing Cap, Knuckle, Transmission Case, Clutch Housing), Engine dan Transmission. Ada juga Stamping Plant yang disebut sebut salah satu terbesar di Asia Tenggara.
Kini Proton bahkan tidak hanya hadir di Malaysia, Proton sudah melakukan ekspor lebih dari 50 negara termasuk ke Indonesia. Berdasarkan data Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia), pada tahun 2010 penjualan Proton di Indonesia mencapai 1.926 unit, meningkat menjadi 2.126 di 2012 sementara di 2013 penjualan Proton sempat menurun menjadi 1.088 unit. Proton sendiri melalui PT Proton Edar Indonesia menargetkan penjualan di 2014 mampu mencapai 3.600 unit.   

Nampaknya Jokowi bisa mengambil pelajaran positif dari commited to be better  Proton hingga saat ini termasuk dari seorang Mahatir Mohammad. Bisa dibilang Mahatir Mohammad adalah orang penting dibalik kelahiran Proton. Bagaimana tidak, sejak menjabat sebagai Menteri Perdagangan dan Industri Malaysia pada 1978 sosok Mahatir seolah tidak bisa dipisahkan dari Proton, barangkali kekhawatiran Jokowi dan Mahatir sama, bagaimana menekan neraca perdagangan yang negatif yang salah satunya diakibatkan impor bahan baku otomotif disamping membangun kebanggaan melalui mobil nasional.  

Harus diakui, diawal kemunculan Esemka di publik juga tidak berjalan mulus, bahkan seorang Bacharuddin Jusuf Habibie yang dikenal sebagai Bapak Teknologi Indonesia sempat menyatakan bahwa Esemka sekedar mobil “dolanan” yang lebih sarat muatan politis. Nampaknya Habibie sadar betul bahwa untuk membangun kebanggan produksi nasional tidak dapat dilakukan dengan instan dan membutuhkan waktu yang lama untuk benar-benar masuk ke industri otomotif apalagi untuk bersaing dengan perusahaan-perusahaan besar.  Namun demikian bukan mustahil suatu saat Esemka akan menjadi mobil kebanggan nasional. Hari ini kuncinya ada di Jokowi dalam 5 tahun ke depan, apakah Ia sanggup menyamai cita-cita dan kerja keras Habibie di industri penerbangan nasional dengan melahirkan N-250 dan R-80? Ataukah Jokowi hanya sekedar politisi? Kita tunggu saja. []

Friday, 23 May 2014

#adukuat Jokowi-JK Vs Prabowo-Hatta


Oleh Lembaga Survei Kampus | @surveikampus

  1. Habis Pileg terbitlah Pilpres. Jangan lupa 9 Juli 2014. Say No To Golput ya tweeps!  #adukuat
  2. Dlm UU No 42 Th 2008, syaratnya diusung parpol dan atau gab parpol. min. 20% dari kursi DPR atau 25% dari suara sah nasional pileg #adukuat
  3. Hasilnya, s.d 20 Mei 2014 pendaftaran ditutup. Hanya ada 2 pasangan Capres Cawapres. @jokowi_do2 @Pak_JK Vs @Prabowo08 @hattarajasa #adukuat
  4. Kita tunggu proses verivikasi pendaftaran pasangan calon capres cawapres dari @KPURI2014 di 31 Mei 2014 nanti #adukuat
  5. Psngn @Prabowo08 @hattarajasa ddukung 48,92%(±61,1 jt) suara pileg @Gerindra @Official_PAN @PKSejahtera @DPP_PPP @Golkar5 @PBB2014 #adukuat
  6. Pasangan @Prabowo08 @hattarajasa juga didukung 292 kursi DPR atau setara 52,14% #adukuat
  7. Sementara @jokowi_do2 @Pak_JK didukung 39,98% (±49,9 jt) suara pileg @PDI_Perjuangan @NasDem @PKB_News_Online @hanura_official #adukuat
  8. Dukungan kursi DPR @jokowi_do2 @Pak_JK sekitar 207 kursi (36,96%) #adukuat
  9. Kalo gitu yang menang @Prabowo08 @hattarajasa dong? Belum tentu tweeps! Yuk simak lagi… #adukuat
  10. Ingat tweeps, dalam politik 1+1 belum tentu hasilnya 2, bisa jadi malah 11 atau bisa ada jawaban yang lain.  #adukuat
  11. Kandidat harus rebut 3 sumber suara lain tweeps. Pertama suara @PDemokrat cc @SBYudhoyono & @sobatbangyos yang netral  #adukuat
  12. Suara pileg @PDemokrat cc @SBYudhoyono 12,7 jt dan @sobatbangyos 1,1 juta # adukuat kalo ditambah jadi 13,87 jt suara loh tweeps #adukuat
  13. Kedua, tahukah tweeps? Kalo di pileg 2014 lalu suara tidak sah mencapai 14,6 jt. Mrk milih tapi tidak sah, bisa karena banyak sebab #adukuat
  14. Ketiga, dari 185,8 juta DPT, suara golongan putih cukup banyak tweeps yakni 46,25 juta (24.89%) #adukuat
  15. Coba tweeps, kalo 3 suara itu dijadiin satu. Ada berapa suara? Ada 74,72 jt suara. Banyak kan tweeps #adukuat
  16. 3 suara yang jumlahnya 74,72 jt itu asumsi tweeps, ceteris paribus. faktor-faktor lain dianggap tetap!  #adukuat
  17. Tinggal caranya bagaimana @KPURI2014 menurunkan golput yang kemarin mencapai 46,25 juta (24.89%) #adukuat
  18. Harus dibantu oleh @kemkominfo cc @tifsembiring untuk terus mensosialisasikan, termasuk terus sosialisasi bgaimana suara sah itu #adukuat
  19. Kandidat jg hrs #adukuat visi misi @jokowi_do2 @Pak_JK Vs @Prabowo08 @hattarajasa Krn bs jd pemilih yg blm memilih, akan memilih dipilpres!
  20. Supaya swing voters, yg tadinya pilih partai A bsk pilih figur B, tp angkanya susah diprediksi. Krn @surveikampus bicara dg angka #adukuat
  21. Tweeps, lanjut yuks cerita #adukuat @jokowi_do2 @Pak_JK Vs @Prabowo08 @hattarajasa
  22. Kemarin Kita bicarakan kekuatan koalisi parpol. Sekarang Kita bicarakan dukungan para tokoh lintas profesi yuks tweeps #adukuat
  23. Iklan sebentar, PKPI cc @sobatbangyos sdh resmi dukung @jokowi_do2 @Pak_JK #adukuat +1,1 juta suara, ceteris paribus!
  24. Lanjut! Kita mulai dari mana ya? A dulu kali ya. Urut Abjad. A berarti Kita mulai dari agamawan #adukuat Tp g semua ya tweeps mohon maaf!
  25. Di kubu @jokowi_do2 @Pak_JK ada Romo Antonius Benny Susetyo @susetyopr seorang pastor, +Sek. Eksekutif Komisi Hubungan Agama& Kepercayaan di Konferensi Waligereja Indonesia #adukuat
  26. Ada juga @KhofifahIP Ketua Umum Pengurus Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama yang kabarnya didaulat sebagai jubir #adukuat
  27. KH Hasyim Muzadi mantan Ketua Umum PBNU dan mantan Cawapres Ibu @MegawatiSSP juga mendukung! #adukuat
  28. Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Buya Ahmad Syafii Maarif kabarnya juga support @jokowi_do2 @Pak_JK #adukuat
  29. Termasuk Ketua Dewan Syura Ikatan Jamaah Ahlul Bait Indonesia (IJABI) Indonesia Prof Dr KH Jalaluddin Rakhmat #adukuat
  30. Di paslon @Prabowo08 @hattarajasa dukungan datang dari KH. @saidaqil Siroj Ketum PBNU saat ini #adukuat
  31. Sementara, ada juga Prof Din Syamsuddin @mdinsyamsuddin Ketum PP Muhammadiyah dan MUI @majelisulama Indonesia #adukuat
  32. KH Abdulah Gymnastiar atau yang Kita kenal dengan @aagym berada di belakang @Prabowo08 @hattarajasa #adukuat
  33. Ada lagi gak tweeps yang belum disebut? #adukuat
  34. Lanjut A kedua, Akademisi. Di kubu @jokowi_do2 @Pak_JK kabarnya Dr. Anies Baswedan @aniesbaswedan ikut merapat. #adukuat
  35. Prof Sri Adiningsih, dosen FEB UGM juga berada di lingkaran @jokowi_do2 @Pak_JK #adukuat
  36. Sedangkan di pasangan @Prabowo08 @hattarajasa didukung oleh Prof. Marwah Daud Ibrahim @MarwahDaudIbrah #adukuat
  37. Ditambah dari Prof Mahfud MD @mohmahfudmd dosen UII & mantan ketua MK yg bersedia menjadi ketua Tim Sukses @Prabowo08 @hattarajasa #adukuat
  38. Lanjut dari kalangan artis? Tapi sarapan dulu ya tweeps. Nanti lanjut lagi… hehe #adukuat
  39. Dari pasangan @jokowi_do2 @Pak_JK ada duet ayah dan anak Roy Marten & @gadiiing Marten #adukuat
  40. Termasuk @wanda_hamidah artis sekaligus anggota DPRD DKI yang ikut mendukung @jokowi_do2 @Pak_JK #adukuat
  41. Ada juga Putra Eros Djarot, @banyubiru_ a.k.a Banyu Biru Djarot. Lainnya tweeps bisa baca disini ya http://bit.ly/1k9ALGS #adukuat
  42. Sementara kubu @Prabowo08 @hattarajasa didukung oleh Ahmad Dhani @AHMADDHANIPRAST bersama Gema Indonesia #adukuat
  43. Lalu ada juga “Aku Sih Yes!” a.k.a Anang Hermansyah @ananghijau dan @Rafiahmad_Afi #adukuat
  44. Jangan lupa,. ada juga Raja Dangdut Rhoma Irama bersama  @Prabowo08 @hattarajasa #adukuat
  45. Lanjut lagi ya tweeps, setelah di awali profesi yang berawal dari huruf A sekarang huruf B, dari kalangan buruh. #adukuat
  46. Di @jokowi_do2 @Pak_JK kalo Kita baca di media didukung oleh Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) pimp. Mudhofir  #adukuat
  47. Ada lagi Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) versi Andi Gani Nuwawea #adukuat
  48. Aliansi/konfederasi/kelompok buruh mana lagi yang dukung @jokowi_do2 @Pak_JK mari Kita tanyakan @rieke_diah #adukuat
  49. Sementara di pasangan @Prabowo08 @hattarajasa ada Bung Said Iqbal Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) @FSPMI_KSPI #adukuat
  50. Dukungan datang juga dari Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu yang diketuai Arief Poyuono #adukuat
  51. Tweeps, lanjut lagi yuks… Setelah Buruh, Kita loncat  ke M aja ya. Dari kalangan purnawirawan TNI dan POLRI #adukuat
  52. Selain dukungan dari Jenderal TNI (Purn) Dr. H. Wiranto, SH @wiranto1947 dan Letjen TNI (Purn.) Dr.(H.C.) H. Sutiyoso @sobatbangyos #adukuat
  53. Di @jokowi_do2 @Pak_JK jg ada Jend. (Purn) Prof. A.M. Hendropriyono, mantan ket BIN yg baru dikukuhkan sbg guru bsar bid. intelejen #adukuat
  54. Tak ketinggalan Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar lulusan Akmil 1969 ini juga mendukung @jokowi_do2 @Pak_JK #adukuat
  55. Ada lagi tweeps, Jend. (Purn) Luhut Binsar Panjaitan, MPA yang per 21 Mei mengajukan pengunduran diri sbg Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Golkar #adukuat
  56. Masih ingat Irjen Pol (purn) Bibit Samad Rianto? Kabarnya ikut berada di belakang @jokowi_do2 @Pak_JK #adukuat
  57. Sdgkn kubu @Prabowo08 @hattarajasa ada Jenderal TNI (Purn.) George Toisutta, nama yang sempat muncul ketika gerakan revolusi PSSI #adukuat
  58. Masih ingat nama mantan Panglima TNI Laksamana (Purn) Widodo AS? Sekarang bersama @Prabowo08 @hattarajasa #adukuat
  59. Ada juga Letjen TNI (Purn) Muhammad Yunus Yosfiah bersama Letjen. TNI (Purn.) Johannes Suryo Prabowo #adukuat
  60. Jgn lupa tweeps, ada Komjen Pol (Purn) Adang Daradjatun mantan Wakapolri yg aktif sbg anggota DPR RI @PKSejahtera CC @pkspiyungan #adukuat
  61. Tweeps, masih banyak nama-nama dan perwakilan profesi lainnya yang tidak bisa disebutkan satu per satu. Maap ya #adukuat
  62. Lanjut yuk, Kita sudah bicarakan #adukuat koalisi dan tokoh. Kita akan bicarakan kekuatan finansial calon dan parpol.
  63. Tweeps, tahu nggak berapa kekayaan @jokowi_do2 @Pak_JK Vs @Prabowo08 @hattarajasa ? #adukuat
  64. Untuk @jokowi_do2 LHKPN per 28 Feb 2010 berjumlah Rp18,47 M & USD 9.483 naik di 2012 jadi Rp27,25M & USD 9.876 #adukuat
  65. Sedangkan @Pak_JK LHKPN per 2004 berjumlah Rp122,6 M, naik di LHKPN per 16 Nov 2009 jadi Rp314,51 M  #adukuat
  66. Sementara @Prabowo08 LHKPN per 23 Juli 2003 Rp10,65 M, per 18 Mei 2009 sekitar Rp1,58 T #adukuat
  67. Sedangkan @hattarajasa per 4 Nov 2004 Rp 9,63 miliar, naik jd Rp16,95 M per 27 Juli 2012 #adukuat
  68. Tweeps, semoga ada rilis LHKPN terbaru ya tweeps. Kita tunggu informasi dari @KPK_RI cc @KPURI2014 #adukuat
  69. Lanjut ke finansial parpol Tweeps. Masih ingat pilpres 2009? #adukuat
  70. Ada 3 pasangan calon, @MegawatiSSP bersama @Prabowo08, @SBYudhoyono-@Boediono dan @Pak_JK  @wiranto1947 #adukuat
  71. Total dana kampanye yang dilaporkan dikeluarkan ke-3 kandidat mencapai Rp576 M #adukuat
  72. Megapro menghabiskan Rp260 M, SBY-Boediono Rp232 M & JK-WIN Rp83 M #adukuat
  73. Megapro Rp260 M di pilpres 2009 sblmnya di Pileg 2009 @PDI_Perjuangan habis Rp38,9 M  sdgkan @Gerindra Rp308,7 M #adukuat
  74. Sedangkan @SBYudhoyono-@Boediono Rp232 M, Di Pileg 2009 @PDemokrat  habis Rp234,6 M+Rp87 M total mitra  koalisi  #adukuat
  75. Sementara JK WIN di Pilpres mengeluarkan Rp83 M sedangkan di pileg 2009 @Golkar5 keluar Rp142,9 M dan @hanura_official Rp19,19 M #adukuat
  76. Dan jika Kita bandingkan antara pengeluaran Pilpres 2009 dg parpol di Pileg 2009, maka anggaran Pilpres 44% dari Pilegnya. #adukuat
  77. Parpol pileg 2009 maksudnya parpol2 yg ikut bertarung kembali di 2014. Minus Nasdem tentunya #adukuat
  78. Kalo kita mengacu kesitu maka pilpres 2014 kali ini sekurang-kurangnya diprediksi keluar sekitar Rp1,1-1,2 T #adukuat
  79. Karena pengeluaran Parpol di pileg 2014 ini hampir Rp3,1 T tweeps. Kalo minus @PDemokrat 2,8 T #adukuat
  80. Diprediksi Prabowo-Hatta dg mitra koalisi sekitar Rp647 M, sementara Jokowi-JK ditambah PKPI sekitar Rp595 M #adukuat
  81. Namanya prediksi tweeps, bisa juga salah. Hehehe #adukuat
  82. Tweeps, Kami mau prediksi dengan simulasi lagi. Boleh ya? #adukuat
  83. Kita mulai dari harga suara pemilih per parpol ya tweeps. Rumusnya=Dana Kampanye Parpol/Jumlah Suara Nasional  #adukuat
  84. Kira-kira suara pemilih parpol mana tweeps yang paling mahal di pileg 2014 lalu? #adukuat
  85. Kalo pake rumus itu, suara pemilih @hanura_official yang paling mahal mencapai Rp55.582 per pemilih #adukuat
  86. Angka itu dihitung dari LPPDK @hanura_official yg mencapai Rp365,7 M dibagi dg 6,57jt suara yg di dapat #adukuat
  87. Selanjutnya, @sobatbangyos harga per pemilih Rp46.278, dg dana kampanye Rp52.9 M dan suara 1,14jt  #adukuat
  88. Partai @PBB2014 cc @MS_Kaban @yusrilihza_mhd harga per pemilih Rp39.052 dg dana Rp71,3M dapat 1,8jt pemilih #adukuat
  89. Partai @NasDem harga per pemilih Rp33.013 dg dana kampanye Rp277,4M dan suara 8,4jt #adukuat
  90. Selanjutnya, @Gerindra dg Rp29.464/pemilih dari dana kampanye Rp434,9M dg 14,76jt pemilih #adukuat
  91. Partai @Official_PAN dg Rp28.676/pemilih dari dana kampanye Rp271,9 dg 9,48jt suara nasional #adukuat
  92. Sementara harga suara @PDemokrat  Rp24.118/pemilih dari dana kampanye Rp307M dg suara nasional sekitar 12,728jt #adukuat
  93. Partai @Golkar5 cc @aburizalbakrie suara per pemilihnya sekitar Rp21.809 dari dana kampanye Rp402M dg suara 18,4jt pemilih #adukuat
  94. Partai @PKB_News_Online cc @MuhaiminIskndr  harga suara per pemilih Rp21.594 dg dana kampanye Rp244 M dan 11,29Jt pemilih #adukuat
  95. Sementara itu, @DPP_PPP dg dana kampanye Rp157 M dibagi 8,157jt suara alhasil per ahrga pemilih Rp19.246 #adukuat
  96. Suara @PDI_Perjuangan sekitar Rp17.089 per pemilih, dari Rp404,7 M dana kampanye dibagi 23,68 Jt suara nasional #adukuat
  97. Selamat kepada @PKSejahtera cc @PKSPiyungan suara pemilih termurah dg Rp14.386 dimana dana kampanye Rp122M & pemilih sekitar 8,48Jt #adukuat
  98. Nah, kalo peta koalisi sekarang PDIP, Nasdem, PKB, Hanura+PKPI vs Gerindra, PAN, PKS, PPP, PBB, Golkar. Maka? #adukuat
  99. Rata-rata harga per pemilih bagi @jokowi_do2 @Pak_JK dan parpol koalisi sekitar Rp34.771 #adukuat
  100. Sedangkan @Prabowo08 @hattarajasa bersama mitra koalisi sekitar Rp25.439 #adukuat
  101. Sekarang, coba kali harga per pemilih x target suara=Prediksi Dana Pilpres #adukuat
  102. Iseng-iseng coba, target pemilih 50jt x Rp34.771 perlu Rp1,7 T sementara yg lain 50jt x Rp25.439=Rp1,27 T #adukuat
  103. Kami punya 2 simulasi dana kampanye pilpres yang berbeda. #adukuat
  104. Ingat ya tweeps, Namanya prediksi bisa juga salah. Hehehe #adukuat
  105. Ingat juga ya tweeps, semua prediksi asumsinya, ceteris paribus, faktor-faktor lain diluar itu dianggap tetap #adukuat
  106. Tweeps, lanjut yuk tweeps... Masih dg tema #adukuat @jokowi_do2 @Pak_JK Vs @Prabowo08 @hattarajasa
  107. Tweeps,  setelah kita bicarakan #adukuat koalisi, tim sukses, finansial paslon dan parpol, apalagi yg akan digunakan sebagai "senjata"?
  108. Media tweeps... Bener gak? Hehehe... #adukuat
  109. "The media's the most powerful entity on earth. Because they control the minds of the masses." (Malcolm X) #adukuat
  110.  Malcolm X melanjutkan media bisa membuat orang yang bersalah seolah olah tidak bersalah atau sebaliknya. Itu kekuatan media tweeps.
  111. Pernah dengar Jim Morrison tweeps? "Whoever controls the media, controls the mind."
  112. Kita sudah sama-sama tahu di @jokowi_do2 dan @Pak_JK ada back up  @SuryaPalohRI1 cc @NasDem dg Media Group ex: @Metro_TV & @mediaindonesia
  113. Sementara @Prabowo08 @hattarajasa diback up oleh bendera media Viva Group @aburizalbakrie cc @Golkar5 ex: @tvOneNews @topikANTV
  114. Tweeps, tgl 22/5 @Hary_Tanoe menyatakan dukungan bagi @Prabowo08 @hattarajasa artinya diprediksi dukungan media kan bertambah dari MNC Group
  115. Kalo berkaca dari dana kampanye @hanura_official di pileg 2009 yg Rp19,197 M naik jadi Rp365,7 M di 2014 berapa porsi dari @Hary_Tanoe?
  116. Tentu publik tidak akan pernah tahu, karena itu bagian dari etika politik. Tapi komitmen @Hary_Tanoe jgn pernah diragukan #adukuat
  117. Sebagai pemirsa televisi komitmen @Hary_Tanoe dapat dilihat dari intensitas iklan Win-HT di MNC Group #adukuat
  118. Oh iya tweeps, jgn lupa lihat dukungan media online #adukuat
  119. Kalo dilihat dari intensitas pemberitaan dan konten, kira kira detik.com  tempo dan kompas berada di pihak mana tweeps? #adukuat
  120. Sementara Republika yg berada dibawah bendera Mahaka Group dipihak mana tweeps?  #adukuat
  121. Tweeps, Kita berada dipenghujung acara #adukuat @jokowi_do2 @Pak_JK Vs @Prabowo08 @hattarajasa
  122. Q= f (P,T,F,M) dmana Q itu Quantity suara, P itu Parpol, T itu Tokoh, F itu Finansial, M itu Media #adukuat Kami sebut sbg rumus kemenangan!
  123. Ada satu lagi tweeps, yaitu Personal. Nanti Kita bahas di #aduvisi ya tweeps. Sementara #adukuat sampai disini.
  124. Kurangnya Kami mohon maaf. Silakan bagi yang ingin memberikan koreksi, saran dan kritik #adukuat
  125. Ingat ya tweeps, 9 Juli 2014. Say No To Golput! #adukuat dan Oh iya satu lagi tweeps, jaga persatuan dan kesatuan kita meski berbeda pilihan! Sekian #adukuat