Showing posts with label Politik. Show all posts
Showing posts with label Politik. Show all posts

Friday, 23 May 2014

#adukuat Jokowi-JK Vs Prabowo-Hatta


Oleh Lembaga Survei Kampus | @surveikampus

  1. Habis Pileg terbitlah Pilpres. Jangan lupa 9 Juli 2014. Say No To Golput ya tweeps!  #adukuat
  2. Dlm UU No 42 Th 2008, syaratnya diusung parpol dan atau gab parpol. min. 20% dari kursi DPR atau 25% dari suara sah nasional pileg #adukuat
  3. Hasilnya, s.d 20 Mei 2014 pendaftaran ditutup. Hanya ada 2 pasangan Capres Cawapres. @jokowi_do2 @Pak_JK Vs @Prabowo08 @hattarajasa #adukuat
  4. Kita tunggu proses verivikasi pendaftaran pasangan calon capres cawapres dari @KPURI2014 di 31 Mei 2014 nanti #adukuat
  5. Psngn @Prabowo08 @hattarajasa ddukung 48,92%(±61,1 jt) suara pileg @Gerindra @Official_PAN @PKSejahtera @DPP_PPP @Golkar5 @PBB2014 #adukuat
  6. Pasangan @Prabowo08 @hattarajasa juga didukung 292 kursi DPR atau setara 52,14% #adukuat
  7. Sementara @jokowi_do2 @Pak_JK didukung 39,98% (±49,9 jt) suara pileg @PDI_Perjuangan @NasDem @PKB_News_Online @hanura_official #adukuat
  8. Dukungan kursi DPR @jokowi_do2 @Pak_JK sekitar 207 kursi (36,96%) #adukuat
  9. Kalo gitu yang menang @Prabowo08 @hattarajasa dong? Belum tentu tweeps! Yuk simak lagi… #adukuat
  10. Ingat tweeps, dalam politik 1+1 belum tentu hasilnya 2, bisa jadi malah 11 atau bisa ada jawaban yang lain.  #adukuat
  11. Kandidat harus rebut 3 sumber suara lain tweeps. Pertama suara @PDemokrat cc @SBYudhoyono & @sobatbangyos yang netral  #adukuat
  12. Suara pileg @PDemokrat cc @SBYudhoyono 12,7 jt dan @sobatbangyos 1,1 juta # adukuat kalo ditambah jadi 13,87 jt suara loh tweeps #adukuat
  13. Kedua, tahukah tweeps? Kalo di pileg 2014 lalu suara tidak sah mencapai 14,6 jt. Mrk milih tapi tidak sah, bisa karena banyak sebab #adukuat
  14. Ketiga, dari 185,8 juta DPT, suara golongan putih cukup banyak tweeps yakni 46,25 juta (24.89%) #adukuat
  15. Coba tweeps, kalo 3 suara itu dijadiin satu. Ada berapa suara? Ada 74,72 jt suara. Banyak kan tweeps #adukuat
  16. 3 suara yang jumlahnya 74,72 jt itu asumsi tweeps, ceteris paribus. faktor-faktor lain dianggap tetap!  #adukuat
  17. Tinggal caranya bagaimana @KPURI2014 menurunkan golput yang kemarin mencapai 46,25 juta (24.89%) #adukuat
  18. Harus dibantu oleh @kemkominfo cc @tifsembiring untuk terus mensosialisasikan, termasuk terus sosialisasi bgaimana suara sah itu #adukuat
  19. Kandidat jg hrs #adukuat visi misi @jokowi_do2 @Pak_JK Vs @Prabowo08 @hattarajasa Krn bs jd pemilih yg blm memilih, akan memilih dipilpres!
  20. Supaya swing voters, yg tadinya pilih partai A bsk pilih figur B, tp angkanya susah diprediksi. Krn @surveikampus bicara dg angka #adukuat
  21. Tweeps, lanjut yuks cerita #adukuat @jokowi_do2 @Pak_JK Vs @Prabowo08 @hattarajasa
  22. Kemarin Kita bicarakan kekuatan koalisi parpol. Sekarang Kita bicarakan dukungan para tokoh lintas profesi yuks tweeps #adukuat
  23. Iklan sebentar, PKPI cc @sobatbangyos sdh resmi dukung @jokowi_do2 @Pak_JK #adukuat +1,1 juta suara, ceteris paribus!
  24. Lanjut! Kita mulai dari mana ya? A dulu kali ya. Urut Abjad. A berarti Kita mulai dari agamawan #adukuat Tp g semua ya tweeps mohon maaf!
  25. Di kubu @jokowi_do2 @Pak_JK ada Romo Antonius Benny Susetyo @susetyopr seorang pastor, +Sek. Eksekutif Komisi Hubungan Agama& Kepercayaan di Konferensi Waligereja Indonesia #adukuat
  26. Ada juga @KhofifahIP Ketua Umum Pengurus Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama yang kabarnya didaulat sebagai jubir #adukuat
  27. KH Hasyim Muzadi mantan Ketua Umum PBNU dan mantan Cawapres Ibu @MegawatiSSP juga mendukung! #adukuat
  28. Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Buya Ahmad Syafii Maarif kabarnya juga support @jokowi_do2 @Pak_JK #adukuat
  29. Termasuk Ketua Dewan Syura Ikatan Jamaah Ahlul Bait Indonesia (IJABI) Indonesia Prof Dr KH Jalaluddin Rakhmat #adukuat
  30. Di paslon @Prabowo08 @hattarajasa dukungan datang dari KH. @saidaqil Siroj Ketum PBNU saat ini #adukuat
  31. Sementara, ada juga Prof Din Syamsuddin @mdinsyamsuddin Ketum PP Muhammadiyah dan MUI @majelisulama Indonesia #adukuat
  32. KH Abdulah Gymnastiar atau yang Kita kenal dengan @aagym berada di belakang @Prabowo08 @hattarajasa #adukuat
  33. Ada lagi gak tweeps yang belum disebut? #adukuat
  34. Lanjut A kedua, Akademisi. Di kubu @jokowi_do2 @Pak_JK kabarnya Dr. Anies Baswedan @aniesbaswedan ikut merapat. #adukuat
  35. Prof Sri Adiningsih, dosen FEB UGM juga berada di lingkaran @jokowi_do2 @Pak_JK #adukuat
  36. Sedangkan di pasangan @Prabowo08 @hattarajasa didukung oleh Prof. Marwah Daud Ibrahim @MarwahDaudIbrah #adukuat
  37. Ditambah dari Prof Mahfud MD @mohmahfudmd dosen UII & mantan ketua MK yg bersedia menjadi ketua Tim Sukses @Prabowo08 @hattarajasa #adukuat
  38. Lanjut dari kalangan artis? Tapi sarapan dulu ya tweeps. Nanti lanjut lagi… hehe #adukuat
  39. Dari pasangan @jokowi_do2 @Pak_JK ada duet ayah dan anak Roy Marten & @gadiiing Marten #adukuat
  40. Termasuk @wanda_hamidah artis sekaligus anggota DPRD DKI yang ikut mendukung @jokowi_do2 @Pak_JK #adukuat
  41. Ada juga Putra Eros Djarot, @banyubiru_ a.k.a Banyu Biru Djarot. Lainnya tweeps bisa baca disini ya http://bit.ly/1k9ALGS #adukuat
  42. Sementara kubu @Prabowo08 @hattarajasa didukung oleh Ahmad Dhani @AHMADDHANIPRAST bersama Gema Indonesia #adukuat
  43. Lalu ada juga “Aku Sih Yes!” a.k.a Anang Hermansyah @ananghijau dan @Rafiahmad_Afi #adukuat
  44. Jangan lupa,. ada juga Raja Dangdut Rhoma Irama bersama  @Prabowo08 @hattarajasa #adukuat
  45. Lanjut lagi ya tweeps, setelah di awali profesi yang berawal dari huruf A sekarang huruf B, dari kalangan buruh. #adukuat
  46. Di @jokowi_do2 @Pak_JK kalo Kita baca di media didukung oleh Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) pimp. Mudhofir  #adukuat
  47. Ada lagi Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) versi Andi Gani Nuwawea #adukuat
  48. Aliansi/konfederasi/kelompok buruh mana lagi yang dukung @jokowi_do2 @Pak_JK mari Kita tanyakan @rieke_diah #adukuat
  49. Sementara di pasangan @Prabowo08 @hattarajasa ada Bung Said Iqbal Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) @FSPMI_KSPI #adukuat
  50. Dukungan datang juga dari Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu yang diketuai Arief Poyuono #adukuat
  51. Tweeps, lanjut lagi yuks… Setelah Buruh, Kita loncat  ke M aja ya. Dari kalangan purnawirawan TNI dan POLRI #adukuat
  52. Selain dukungan dari Jenderal TNI (Purn) Dr. H. Wiranto, SH @wiranto1947 dan Letjen TNI (Purn.) Dr.(H.C.) H. Sutiyoso @sobatbangyos #adukuat
  53. Di @jokowi_do2 @Pak_JK jg ada Jend. (Purn) Prof. A.M. Hendropriyono, mantan ket BIN yg baru dikukuhkan sbg guru bsar bid. intelejen #adukuat
  54. Tak ketinggalan Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar lulusan Akmil 1969 ini juga mendukung @jokowi_do2 @Pak_JK #adukuat
  55. Ada lagi tweeps, Jend. (Purn) Luhut Binsar Panjaitan, MPA yang per 21 Mei mengajukan pengunduran diri sbg Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Golkar #adukuat
  56. Masih ingat Irjen Pol (purn) Bibit Samad Rianto? Kabarnya ikut berada di belakang @jokowi_do2 @Pak_JK #adukuat
  57. Sdgkn kubu @Prabowo08 @hattarajasa ada Jenderal TNI (Purn.) George Toisutta, nama yang sempat muncul ketika gerakan revolusi PSSI #adukuat
  58. Masih ingat nama mantan Panglima TNI Laksamana (Purn) Widodo AS? Sekarang bersama @Prabowo08 @hattarajasa #adukuat
  59. Ada juga Letjen TNI (Purn) Muhammad Yunus Yosfiah bersama Letjen. TNI (Purn.) Johannes Suryo Prabowo #adukuat
  60. Jgn lupa tweeps, ada Komjen Pol (Purn) Adang Daradjatun mantan Wakapolri yg aktif sbg anggota DPR RI @PKSejahtera CC @pkspiyungan #adukuat
  61. Tweeps, masih banyak nama-nama dan perwakilan profesi lainnya yang tidak bisa disebutkan satu per satu. Maap ya #adukuat
  62. Lanjut yuk, Kita sudah bicarakan #adukuat koalisi dan tokoh. Kita akan bicarakan kekuatan finansial calon dan parpol.
  63. Tweeps, tahu nggak berapa kekayaan @jokowi_do2 @Pak_JK Vs @Prabowo08 @hattarajasa ? #adukuat
  64. Untuk @jokowi_do2 LHKPN per 28 Feb 2010 berjumlah Rp18,47 M & USD 9.483 naik di 2012 jadi Rp27,25M & USD 9.876 #adukuat
  65. Sedangkan @Pak_JK LHKPN per 2004 berjumlah Rp122,6 M, naik di LHKPN per 16 Nov 2009 jadi Rp314,51 M  #adukuat
  66. Sementara @Prabowo08 LHKPN per 23 Juli 2003 Rp10,65 M, per 18 Mei 2009 sekitar Rp1,58 T #adukuat
  67. Sedangkan @hattarajasa per 4 Nov 2004 Rp 9,63 miliar, naik jd Rp16,95 M per 27 Juli 2012 #adukuat
  68. Tweeps, semoga ada rilis LHKPN terbaru ya tweeps. Kita tunggu informasi dari @KPK_RI cc @KPURI2014 #adukuat
  69. Lanjut ke finansial parpol Tweeps. Masih ingat pilpres 2009? #adukuat
  70. Ada 3 pasangan calon, @MegawatiSSP bersama @Prabowo08, @SBYudhoyono-@Boediono dan @Pak_JK  @wiranto1947 #adukuat
  71. Total dana kampanye yang dilaporkan dikeluarkan ke-3 kandidat mencapai Rp576 M #adukuat
  72. Megapro menghabiskan Rp260 M, SBY-Boediono Rp232 M & JK-WIN Rp83 M #adukuat
  73. Megapro Rp260 M di pilpres 2009 sblmnya di Pileg 2009 @PDI_Perjuangan habis Rp38,9 M  sdgkan @Gerindra Rp308,7 M #adukuat
  74. Sedangkan @SBYudhoyono-@Boediono Rp232 M, Di Pileg 2009 @PDemokrat  habis Rp234,6 M+Rp87 M total mitra  koalisi  #adukuat
  75. Sementara JK WIN di Pilpres mengeluarkan Rp83 M sedangkan di pileg 2009 @Golkar5 keluar Rp142,9 M dan @hanura_official Rp19,19 M #adukuat
  76. Dan jika Kita bandingkan antara pengeluaran Pilpres 2009 dg parpol di Pileg 2009, maka anggaran Pilpres 44% dari Pilegnya. #adukuat
  77. Parpol pileg 2009 maksudnya parpol2 yg ikut bertarung kembali di 2014. Minus Nasdem tentunya #adukuat
  78. Kalo kita mengacu kesitu maka pilpres 2014 kali ini sekurang-kurangnya diprediksi keluar sekitar Rp1,1-1,2 T #adukuat
  79. Karena pengeluaran Parpol di pileg 2014 ini hampir Rp3,1 T tweeps. Kalo minus @PDemokrat 2,8 T #adukuat
  80. Diprediksi Prabowo-Hatta dg mitra koalisi sekitar Rp647 M, sementara Jokowi-JK ditambah PKPI sekitar Rp595 M #adukuat
  81. Namanya prediksi tweeps, bisa juga salah. Hehehe #adukuat
  82. Tweeps, Kami mau prediksi dengan simulasi lagi. Boleh ya? #adukuat
  83. Kita mulai dari harga suara pemilih per parpol ya tweeps. Rumusnya=Dana Kampanye Parpol/Jumlah Suara Nasional  #adukuat
  84. Kira-kira suara pemilih parpol mana tweeps yang paling mahal di pileg 2014 lalu? #adukuat
  85. Kalo pake rumus itu, suara pemilih @hanura_official yang paling mahal mencapai Rp55.582 per pemilih #adukuat
  86. Angka itu dihitung dari LPPDK @hanura_official yg mencapai Rp365,7 M dibagi dg 6,57jt suara yg di dapat #adukuat
  87. Selanjutnya, @sobatbangyos harga per pemilih Rp46.278, dg dana kampanye Rp52.9 M dan suara 1,14jt  #adukuat
  88. Partai @PBB2014 cc @MS_Kaban @yusrilihza_mhd harga per pemilih Rp39.052 dg dana Rp71,3M dapat 1,8jt pemilih #adukuat
  89. Partai @NasDem harga per pemilih Rp33.013 dg dana kampanye Rp277,4M dan suara 8,4jt #adukuat
  90. Selanjutnya, @Gerindra dg Rp29.464/pemilih dari dana kampanye Rp434,9M dg 14,76jt pemilih #adukuat
  91. Partai @Official_PAN dg Rp28.676/pemilih dari dana kampanye Rp271,9 dg 9,48jt suara nasional #adukuat
  92. Sementara harga suara @PDemokrat  Rp24.118/pemilih dari dana kampanye Rp307M dg suara nasional sekitar 12,728jt #adukuat
  93. Partai @Golkar5 cc @aburizalbakrie suara per pemilihnya sekitar Rp21.809 dari dana kampanye Rp402M dg suara 18,4jt pemilih #adukuat
  94. Partai @PKB_News_Online cc @MuhaiminIskndr  harga suara per pemilih Rp21.594 dg dana kampanye Rp244 M dan 11,29Jt pemilih #adukuat
  95. Sementara itu, @DPP_PPP dg dana kampanye Rp157 M dibagi 8,157jt suara alhasil per ahrga pemilih Rp19.246 #adukuat
  96. Suara @PDI_Perjuangan sekitar Rp17.089 per pemilih, dari Rp404,7 M dana kampanye dibagi 23,68 Jt suara nasional #adukuat
  97. Selamat kepada @PKSejahtera cc @PKSPiyungan suara pemilih termurah dg Rp14.386 dimana dana kampanye Rp122M & pemilih sekitar 8,48Jt #adukuat
  98. Nah, kalo peta koalisi sekarang PDIP, Nasdem, PKB, Hanura+PKPI vs Gerindra, PAN, PKS, PPP, PBB, Golkar. Maka? #adukuat
  99. Rata-rata harga per pemilih bagi @jokowi_do2 @Pak_JK dan parpol koalisi sekitar Rp34.771 #adukuat
  100. Sedangkan @Prabowo08 @hattarajasa bersama mitra koalisi sekitar Rp25.439 #adukuat
  101. Sekarang, coba kali harga per pemilih x target suara=Prediksi Dana Pilpres #adukuat
  102. Iseng-iseng coba, target pemilih 50jt x Rp34.771 perlu Rp1,7 T sementara yg lain 50jt x Rp25.439=Rp1,27 T #adukuat
  103. Kami punya 2 simulasi dana kampanye pilpres yang berbeda. #adukuat
  104. Ingat ya tweeps, Namanya prediksi bisa juga salah. Hehehe #adukuat
  105. Ingat juga ya tweeps, semua prediksi asumsinya, ceteris paribus, faktor-faktor lain diluar itu dianggap tetap #adukuat
  106. Tweeps, lanjut yuk tweeps... Masih dg tema #adukuat @jokowi_do2 @Pak_JK Vs @Prabowo08 @hattarajasa
  107. Tweeps,  setelah kita bicarakan #adukuat koalisi, tim sukses, finansial paslon dan parpol, apalagi yg akan digunakan sebagai "senjata"?
  108. Media tweeps... Bener gak? Hehehe... #adukuat
  109. "The media's the most powerful entity on earth. Because they control the minds of the masses." (Malcolm X) #adukuat
  110.  Malcolm X melanjutkan media bisa membuat orang yang bersalah seolah olah tidak bersalah atau sebaliknya. Itu kekuatan media tweeps.
  111. Pernah dengar Jim Morrison tweeps? "Whoever controls the media, controls the mind."
  112. Kita sudah sama-sama tahu di @jokowi_do2 dan @Pak_JK ada back up  @SuryaPalohRI1 cc @NasDem dg Media Group ex: @Metro_TV & @mediaindonesia
  113. Sementara @Prabowo08 @hattarajasa diback up oleh bendera media Viva Group @aburizalbakrie cc @Golkar5 ex: @tvOneNews @topikANTV
  114. Tweeps, tgl 22/5 @Hary_Tanoe menyatakan dukungan bagi @Prabowo08 @hattarajasa artinya diprediksi dukungan media kan bertambah dari MNC Group
  115. Kalo berkaca dari dana kampanye @hanura_official di pileg 2009 yg Rp19,197 M naik jadi Rp365,7 M di 2014 berapa porsi dari @Hary_Tanoe?
  116. Tentu publik tidak akan pernah tahu, karena itu bagian dari etika politik. Tapi komitmen @Hary_Tanoe jgn pernah diragukan #adukuat
  117. Sebagai pemirsa televisi komitmen @Hary_Tanoe dapat dilihat dari intensitas iklan Win-HT di MNC Group #adukuat
  118. Oh iya tweeps, jgn lupa lihat dukungan media online #adukuat
  119. Kalo dilihat dari intensitas pemberitaan dan konten, kira kira detik.com  tempo dan kompas berada di pihak mana tweeps? #adukuat
  120. Sementara Republika yg berada dibawah bendera Mahaka Group dipihak mana tweeps?  #adukuat
  121. Tweeps, Kita berada dipenghujung acara #adukuat @jokowi_do2 @Pak_JK Vs @Prabowo08 @hattarajasa
  122. Q= f (P,T,F,M) dmana Q itu Quantity suara, P itu Parpol, T itu Tokoh, F itu Finansial, M itu Media #adukuat Kami sebut sbg rumus kemenangan!
  123. Ada satu lagi tweeps, yaitu Personal. Nanti Kita bahas di #aduvisi ya tweeps. Sementara #adukuat sampai disini.
  124. Kurangnya Kami mohon maaf. Silakan bagi yang ingin memberikan koreksi, saran dan kritik #adukuat
  125. Ingat ya tweeps, 9 Juli 2014. Say No To Golput! #adukuat dan Oh iya satu lagi tweeps, jaga persatuan dan kesatuan kita meski berbeda pilihan! Sekian #adukuat

Friday, 9 May 2014

Hati-Hati di Terminal #mudik

1. Abis baca Koran Warta Kota hari ini, judulnya “Calon Penumpang Dikepung Calo” #mudik

2. Calo kadang membantu tapi keseringan nyusahin #mudik 

3. Coba tebak kira2 diantara bandara, stasiun dan terminal mana yang masih banyak calonya? Ya benar terminal. Bandara AP1 dan AP2 blm pernah denger calo maksa, stasiun di bawah Ignasiun Jonan terus berbenah #mudik 

4. Di Warta Kota kasusnya di Pulo Gadung. dari dulu cerita Pulo Gadung gini2 aja, gak pernah berubah sampe sinetron Tersanjung 7 abis, masih aja sama ceritanya. Kemana ya aparat? #mudik 

5. Waktu ada berita anggota Forum Betawi Rembug yang berprofesi sebagai tukang ojek ditusuk preman Pulo Gadung. Lalu FBR serang balik tuh preman2 di Pulo Gadung, motor dibakar2in, sampe kocar-kacir semuanya. Gue sih seneng. Siapa suruh ‘senga’, dah salah kagak bayar sesuai tarif malah nusuk. Kata FBR “..Betawi…Rempuk…yang kurang ajar..Hajar..” #mudik 

6. Sudah jadi rahasia umum, penguasa terminal bukan Betawi aseli. Oknum2 luar daerah yang cari makan, tapi maksa #mudik 

7. Saya mau nambahin Kampung Rambutan, pengalaman pribadi. Termasuk rawan #mudik 

8. Dulu saya mau ke Tegal, ke kampong istri, sendiri. Pilihan pertama kereta api, tapi habis, terpaksa nge-bis #mudik 

9. Waktu itu malam hari jam 20.00an, karena awam, ada calo yg dtgin, awalnya baik, antar sampe loket. Diminta bayar Rp165 ribu kalo g salah ingat. Mahal bgt untuk cuma sampai Tegal #mudik 

10. Awalnya otak gak mikir harga mahal, karena tertipu oleh janji manis syetan berwujud manusia. #mudik 

11. Janjinya busnya bagus, ac, kelas eksekutif. Pengen gaya malah terperdaya #mudik 

12. Bis baru datang jam 21.30, tp yang datang kayak kopaja #mudik 

13. Terpaksa naik, di dalam gak lebih dari 7 penumpang. Di Kampung Rambutan cuman berempat yang naik: Saya, satu orang bapak dengan 2 anaknya #mudik 

14. Si Bapak ini lebih miris lagi, dipaksa beli, ditarik kerah bajunya. Bapak ini akhirnya beli. Beli tiket ke Boyolali. Tapi PO ini kok tetap angkut? Saya Tegal, Bapake Boyolali. #mudik 

15. Di dalam sudah ada 3 penumpang, ternyata dari Lebak Bulus naiknya #mudik Jadi mikir kok dia terminalnya banyak, Lebak Bulus iya, Kampung Rambutan iya. 

16. Saya tanya satu-satu, ada yang mau ke semarang, Yogyakarta. Loh kenapa semua jadi diangkut semua? Kan beda jalur? #mudik 

17. Yang bikin jengkel lagi itu pas di dalam bis, lagi nunggu penumpang yang lain ada 2 cecurut: satu pura2 ngamen, satu lagi jualan kacamata. Kenapa saya bilang cecurut, karena maksa! #mudik 

18. Penumpang Semarang sasaran pertama, dipepet terus suruh beli. Akhirnya si Orang Semarang ini kasih ikhlas duit tanpa membeli barang #mudik 

19. Udah dapet duit, turunlah 2 cecurut ini #mudik tapi mereka naik lagi #mudik 

20. Naik lagi tapi tukeran profesi, yg tadinya ngamen jadi jualan, yg jualan ngamen #mudik 

21. Sasarannya adalah gua! Dicolek2, langsung dimintain duit tanpa sempat mengeluarkan suara rombengnya #mudik 

22. Alhamdulillah, bersyukur kepada Allah. Waktu itu bawa tas tulisannya Special Economic Zone, punya Kemenko RI dan ada lambang garudanya #mudik 

23. Bagusnya mereka paham arti lambang garuda #mudik 

24. Mereka akhirnya turun dari bis, tapi mereka berujar setelah saya menunjukan lambang Garuda “Kita mah rakyat kecil, Kita cuman cari makan!" So sweet….. #mudik 

25. Gue akhirnya turun karena bis gak berangkat2 juga #mudik 

26. Gue cari bis lain. Alhamdulillah, ada Dewi Sri. Gue ngadu sama mereka, kok gue dimintain mahal sama PO gak jelas #mudik 

27. Tanpa diperintah mereka juga marah dengan PO gelap tsbt. Akhirnya gue malah didatangin lagi sama calo PO gelap. “Kamu mau mengadu Kami antar PO, mau ada pertumpahan darah?” gue bilang aja gue orang Sekretariat Negara, gue gak mau rebut (padahal takut gua…hahaha) #mudik 

28. Duit dikembalikan tapi gak utuh. Bodo amat. Yang penting selamat #mudik 

29. Kalo lu mau tau PO nya apa bisa baca di trit Bismania http://bit.ly/1m51vbr atau Kaskushttp://bit.ly/1l5Icxx baca baik baik ya, karena infonya bagus banget. #mudik 

30. Sedikit mau bagi2 pengalaman: 
a. Sebisa mungkin hindari naik dan turun di dalam Pulo Gadung, juga Kampung Rambutan. Naik dari luar terminal aja #mudik 

b. Kalo terpaksa harus masuk ke terminal. Pastikan langsung menuju PO/armada yang jelas dan langganan Kita. Gak usah pedulikan calo. Bilang gini “Gue mau ikut Handoyo, Sinar Jaya, Ramayana, dll!” #mudik 

c. Sekarang dah banyak PO yang ngetem di luar terminal, ada yang buat markas sendiri. Mending ikut dari situ #mudik 



Thursday, 16 January 2014

State Capture Corruption

Boleh saja ekonom berbeda pandangan terkait masalah sistemik ataupun tidaknya bank century jika tidak diberikan dana talangan (bailout) sebesar Rp 6,7 triliun. Perbedaan pandangan ini tidak akan pernah benar-benar mencapai sebuah titik kesepakatan diantara para ekonom itu sendiri. Setidaknya ada dua alasan yang mendasar mengapa ekonom berbeda pandangan. Pertama, perbedaan-perbedaan dalam penilaian ilmiah dimana berbeda mengenai keabsahan teori atau mengenai ukuran parameter-parameter penting. Kedua, perbedaan-perbedaan dalam nilai dimana memiliki pandangan normatif berbeda mengenai kebijakan yang seharusnya dilakukan. Namun yang pasti, penyelamatan bank century telah menimbulkan polemik dan tanda tanya besar di tengah masyarakat. 

Tanda tanya itu adalah misalnya terkait dugaan bahwa alokasi dana talangan century tidak sepenuhnya dialokasikan untuk membayar kewajiban dan menyuntik modal sehingga persyaratan permodalan minimal suatu bank terpenuhi? Atau pertanyaan-pertanyaan lain terkait pengawasan Bank Indonesia dan BAPEPAM-LK yang lemah terhadap aktifitas bank century sebelum bailout? Apakah ada peraturan-peraturan yang dilanggar dalam proses penyelamatan century? Lalu terkait laporan BPK dan PPATK terkait dengan aliran dana dan transaksi yang mencurigakan? Dan juga yang tak boleh dilupakan adalah pertanyaan publik terkait bukti rekaman percakapan Budi Sampoerna—pemilik dana pihak ketiga terbesar Bank Century, sekitar Rp 2 triliun—dan mantan Kabareskrim POLRI, Komjen Susno Duadji? Semua pertanyaan ini harus segera dijelaskan dan dipertanggungjawabkan kepada publik agar tak timbul efek bola salju yang pada akhirnya akan mendeligitimasi pemerintahan SBY-Boediono yang baru berjalan seumur jagung. 

Tiga skenario kekhawatiran Ada tiga skenario kekhawatiran yang sangat mendasar dari kasus bailout Bank Century ini. Pertama, pemerintah SBY-Boediono lamban merespon pertanyaan-pertanyaan publik mengenai bailout Century dan membongkar kasus ini, hal ini ditandai salahsatunya oleh lambanya PPATK mengungkap aliran dana. Kedua, panitia angket Century yang sudah terbentuk di DPR RI akan sama nasibnya dengan panitia-panitia angket sebelumnya yang tak jelas hasilnya, sehingga kasus ini akan mengulangi tragedi BLBI tahun 1998. Ketiga, seandainya saja memang terbukti ada penumpang-penumpang gelap (free riders) yang menikmati dana talangan (bailout) Century, maka kekhawatiran selanjutnya adalah kasus ini akan mandeg tanpa kejelasan di lembaga penegak hukum seperti kepolisian, kejaksaan atau bahkan KPK.
Kesimpulannya adalah jika kasus Century ini akhirnya sesuai dengan tiga skenario kekhawatiran di atas, maka benarlah bahwa hari ini korupsi telah menyandera negara (state capture corruption). 

Menurut Transparasi Internasional, korupsi adalah perilaku pejabat publik, baik politisi maupun pegawai negeri, yang secara tidak wajar dan tidak legal memperkaya diri atau memperkaya mereka yang dekat dengannya, dengan menyalahgunakank kekuasaan publik yang dipercayakan kepada mereka. Amien Rais (2008) menjelaskan bahwa korupsi yang paling berbahaya adalah state capture corruption atau state-hijacked corruption yakni korupsi yang menyandera negara. Kekuasaan negara yang terdiri dari eksekutif, legislatif dan yudikatif secara sadar dan tidak, telah melakukan korupsi yang paling besar dan paling berbahaya karena yang dipertaruhkan adalah kedaulatan ekonomi, politik, bahkan kedaulatan pertahanan keamanan bangsa Indonesia. 

http://agoratelegraph.com/
Komitmen Presiden dan ‘social movement’ Ada sebuah harapan dan mimpi besar bahwa pemimpin negeri ini benar-benar berkomitmen untuk memberantas seluruh kasus korupsi di Indonesia. Presiden SBY harus benar-benar membuktikan seminimal-minimalnya terhadap 60-an persen pemilihnya bahwa pemerintahan dibawah kendalinya benar-benar berkomitmen terhadap pemberantasan korupsi dan penegakan hukum yang adil. Strong and clean leadership Presiden menjadi penentu arah penyelesaian kasus Century dan korupsi lainnya di Indonesia. 

Berharap keadilan hukum benar–benar ditegakan adalah harga mati dalam penyelesaian kasus Century dan kasus-kasus korupsi lainnya. Jangan sampai hukum seperti sebuah pisau yang lancip ke bawah tumpul ke atas dimana hukum benar-benar ditegakan untuk rakyat miskin biasa yang melakukan kesalahan dan sebaliknya tidak benar-benar ditegakan untuk para pemegang modal dan para penguasa yang masih terus berkuasa di hadapan hukum.  Lalu dimanakah peranan masyarakakat diluar lembaga eksekutif, legislatif dan yudikatif? Pengawasan seluruh elemen masyarakat baik dari seluruh mahasiswa, akademisi, media massa, termasuk sebenarnya pihak tertinggi perguruan tinggi juga mesti turut bersuara untuk menunjukan bahwa elemen diluar lembaga eksekutif, legislatif dan yudikatif bisa menjadi sebuah gerakan sosial yang berdaulat dalam mengawasi jalannya proses penegakan hukum terkait masalah Century dan kasus-kasus korupsi lainnya. Lalu, jika kasus Century dan kasus korupsi lainnya tidak terbongkar atau bahkan tak jelas penyelesaiannya maka gerakan sosial bisa saja mengulangi sejarah turunnya Presiden Soeharto pada 1998 silam. Wallahua’lam. (Republika Yogyakarta, April 2010)

Wednesday, 8 January 2014

Dino Patti Djalal: Satu Diaspora Indonesia*

Oleh Rizky Febriana

Kamis itu, tanggal 12 Desember 2013 adalah gelaran 8th MarkPlus Conference 2014 di Ballroom The Ritch-Carlton Jakarta yang mengangkat tema Marketing in The New New Indonesia, Managing Online/Offline Paradox. Saya hadir diacara itu, kebetulan mendapatkan tiket gratis dari perusahaan dimana saya bekerja saat ini sebagai market analyst. Meski tidak mendapatkan hot seat bagi 300 pre-registration dan terpaksa harus duduk dibaris paling belakang, saya sangat antusias dalam mengikuti rangkaian acara tersebut bersama 5000an peserta lain. Salah satu mata acaranya adalah penganugerahan Marketeer of The Year yang diselenggarakan oleh MarkPlus Inc, Asosiasi Marketing Indonesia (AMI) dan Marketer. Tahun ini giliran Direktur Utama PT Telekomunikasi Indonesia Tbk, Arief Yahya, yang menyabet penghargaan sebagai Marketeer of The Year.
Ada hal lainnya yang menarik buat saya pada waktu penganugerahan Marketeer of The Year 2013 yakni ketika Dahlan Iskan selaku ketua komite juri dan Hermawan Kertajaya founder MarkPlus Inc menampilkan video profil-profil penerima Marketeer of The Year tahun-tahun sebelumnya dimana pada awal penyelenggaraan, di tahun 2006, penerima Marketeer of The Year adalah Dyonisius Betty dari Yamaha Motor Kencana Indonesia, selanjutnya di tahun 2007 diberikan kepada CEO dan Owner CT Group, Chairul Tanjung, lalu pada tahun 2008 Marketeer of The Year adalah Dirut Bank Rakyat Indonesia, Sofyan Basir, dan tahun 2009 adalah Dirut PT Garuda Indonesia Tbk, Emirsyah Satar. Untuk penghargaan 2010 diberikan kepada eks Dirut PLN, Dahlan Iskan, selanjutnya di tahun 2011 penghargaan diberikan kepada Executive Vice President Director Astra Honda Motor, Johannes Loman. Di tahun 2012 ternyata penghargaan tersebut diberikan kepada seorang Dino Patti Djalal yang waktu itu adalah Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat.
Dari semua penerima penghargaan Marketeer of The Year, saya sedikit bertanya dalam hati bagaimana bisa seorang Dino Patti Djalal menerima penghargaan tersebut pada tahun lalu? Karena jika diperhatikan para penerima Marketeer of The Year adalah mereka dengan latar belakang seorang pemimpin perusahaan. Karena selama ini saya hanya mengetahui pribadi seorang Dino Patti Djalal ketika sebagai Juru Bicara Kepresidenan Indonesia Kabinet Indonesia Bersatu Jilid I (21 Oktober 2004-22 Oktober 2009) hingga Jilid II (22 Oktober 2009-9 Agustus 2010), lalu ketika Dino Patti Djalal menjabat sebagai seorang Dubes Indonesia untuk Amerika Serikat (10 Agustus 2010-20 November 2013) dan ketika Dino Patti Djalal menjadi salah satu peserta konvensi presiden dari Partai Demokrat. Meminjam istilah Arief Yahya, Dirut PT. Telkom Tbk, pasti pribadi seorang Dino Patti Djalal memiliki paradox marketing. Lantas paradox marketing apa yang dinilai oleh dewan juri Marketeer of The Year dari pribadi seorang Dino Patti Djalal yang waktu itu masih menjabat sebagai Dubes Indonesia untuk Amerika Serikat?

Dino dalam Angka
Berbagai rilis media seperti detik[dot]com, Markplus Inc hingga youtube menjawab banyak rasa keingintahuan saya secara lebih mendalam tentang pribadi seorang Dino Patti Djalal. Ternyata bagi dewan juri Marketeer of The Year, yang patut dicatat dari prestasi seorang Dino Patti Djalal adalah keberhasilannya dalam memasarkan remarkable Indonesia secara mengesankan di luar negeri dengan menyelenggarakan berbagai acara seperti Kongres Diaspora Indonesia pertama dengan mengusung tema down to earth yang diadakan pada pertengahan 2012 di Los Angeles, Amerika Serikat dan dihadiri oleh lebih dari 2000 diaspora Indonesia yang datang dari sedikitnya 22 negara. Keberhasilan itu juga didukung oleh pernyataan seorang Indonesianis dari Emory University di Amerika Serikat, James Hoesterey yang mengatakan pada majalah "Marketeers" tahun lalu bahwa Duta Besar Dino Patti Djalal memainkan peran yang besar dalam memasarkan Indonesia dengan rebranding negaranya dan menggunakan motto Indonesia yang hyper, hybrid, and hip sebagai strategi dalam misi diplomatiknya. Kiranya tak berlebihan jika saya mengatakan bahwa seorang Dino Patti Djalal paham betul kata-kata Bung Karno bahwa nasionalisme harus hidup subur dalam taman sari internasionalisme, bukan nasionalisme sempit namun yang yang inklusif, yang adaptif, yang terbuka, yang plural.
            Dalam rilis resmi Kedutaan Besar Indonesia untuk Amerika Serikat dijelaskan bagaimana paradox marketing seorang Dino Patti Djalal selama bertugas sebagai Dubes. Seorang Dino Patti Djalal selalu menekankan tiga pertanyaan, baik kepada diri sendiri maupun para stafnya dalam berdiplomasi yakni what if, why not, dan what more. Diplomasi  memerlukan pendekatan yang luas dan terbuka. Untuk itu, prinsip hyper, hybrid, dan hip diperlukan. Hyper berarti berpikir atas sesuatu yang berbeda untuk diterapkan. Dengan kata  lain menemukan cara baru. Sementara Hybrid berarti melakukan sesuatu diluar kebiasaan umum dan Hip berarti menjangkau berbagai hal yang banyak diminati khususnya oleh kelompok muda. Dengan ketiga pendekatan tersebut, bukan saja memperluas kreatifitas dan inovasi program, namun semakin banyak pula mempopulerkan kegiatan dan ruang lingkup. Hasilnya, animo ketertarikan masyarakat AS terhadap Indonesia meningkat dan hubungan bilateral terjalin semakin erat diberbagai aspek dan lapisan pemangku kepentingan setempat.
            Sekedar contoh, sebagai seorang market analyst, Saya pribadi coba memberikan hipotesis sederhana kaitan seorang Dino Patti Djalal sebagai Dubes dengan ketertarikan masyarakat AS terhadap Indonesia khususnya dalam bidang pariwisata, ekonomi dan perdagangan yang saya rangkum semua dalam tag line “Dino dalam Angka”. Pertama, kunjungan wisatawan AS ke Indonesia. Badan Pusat Statistik (BPS) melansir jumlah kunjungan orang Amerika Serikat pada tahun 2010 adalah 180.361 wisman, meningkat menjadi sekitar 204.275 di 2011 dan 212.851 di 2012. Meski per Oktober 2013 jumlahnya menurun menjadi 173.798 wisman, hal ini tidak terlepas dari kondisi perekonomian AS dan global yang sedang berfluktuasi. Berdasarkan data Passenger Exit Survey (PES), Departemen Budaya dan Pariwisata RI, rata-rata wisatawan AS menghabiskan waktu di Indonesia selama tahun 2010-2012 adalah sekitar 10,55 hari dengan rata-rata pengeluarannya mencapai US$1473.
            Kedua, Penanaman Modal Asing (PMA) AS ke Indonesia. Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) melansir PMA AS di Indonesia hingga Q3 2013 mencapai US$1,99  miliar atau sekitar 9,4% dari total PMA 2013. Jumlah ini meningkat dari US$1,2 miliar di 2012, US$1,4 miliar di 2011 dan US$0,93 miliar di 2010. Ketiga, Ekspor Indonesia ke AS. Data BPS menyebutkan Amerika Serikat merupakan negara tujuan ekspor nonmigas ketiga Indonesia setelah Jepang dan China. Kenaikan ekspor tahun 2010 dan 2011 mencapai 31,49% dan 15,37% sedangkan selama selama Januari–Desember 2012  ekspor Indonesia ke AS tercatat sebesar US$14,08 miliar dan hingga Oktober 2013 nilai ekspor Indonesia mencapai US$13,06 miliar. Ekspor Indonesia diantaranya adalah Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) termasuk batik, Karet dan Produk Karet, Produk Perikanan & Makanan laut, karet dan produk karet, udang, furniture dan kopi.
Mungkin terkesan agak dipaksakan ketika mengajukan hipotesis sederhana Dino dalam Angka, meski memang diakui hal ini masih perlu diuji lebih mendalam termasuk faktor-faktor lain diluar pribadi seorang Dubes Dino Patti Djalal yang mungkin paling berpengaruh terhadap peningkatan wisman ke Indonesia, PMA AS di Indonesia ataupun ekspor Indonesia ke AS. Namun demikian hal ini tentu tidak mengurangi salah satu peran Dubes dalam paradox marketing tentang remarkable Indonesia. Satu hal lagi yang perlu sama-sama Kita catat adalah banyak peran dari Dino Patti Djalal yang tidak bisa dikuantitatifkan ke dalam angka-angka seperti kerjasama bilateral dalam hal pendidikan, sosial, kebudayaan, keamanan pertahanan, kesehatan dan lainnya. Tentu hal ini telah dibuktikan dengan penilaian masyarakat kepadanya atas gagasan-gagasannya melalui penghargaan-penghargaan nasional dan internasional seperti yang tertera dalam curriculum vitae dan juga tertuang di dalam surat terbukanya kepada diaspora Indonesia di AS pada Januari 2013 silam.

Keindonesiaan Dino Patti Djalal
Meski terlahir di Beograd Yugoslavia pada 1965 silam, ternyata pribadi seorang Dino Patti Djalal punya begitu banyak gagasan tentang Keindonesiaan. Selain piawai dalam menerjemahkan kata dan kerja SBY ke dalam sebuah buku dan komunikasi kepada publik, seorang Dino Patti Djalal juga memiliki gagasan-gagasan menarik sebagai anak bangsa yang juga patut Kita pelajari. Sebut saja gagasan diplomasinya tentang hybrid, hyper and hip; remarkable Indonesia; Diaspora Indonesia, Innovative Leaders Forum, Nasionalisme Unggul 4521; “Four Don’t”dan berbagai gagasan-gagasan lainnya.
Gagasan seorang Dino Patti Djalal dapat dilihat dari berbagai tulisan di media massa online, cetak, youtube termasuk melalui karya-karyanya yang dibukukan seperti Nasionalisme Unggul: Bukan Hanya Slogan (2013) dan lainnya. Salah satu gagasan yang menarik adalah gagasan tentang Nasionalisme Unggul 4521. Nasionalisme Unggul 4521 adalah suatu semangat, etos hidup, karakter bangsa, sekaligus resep sukses yang dapat membuat bangsa Indonesia melesat menjadi raksasa Asia. Di abad 21, merdeka saja tidak cukup, berdaulat saja tidak cukup, kita harus unggul di dalam, unggul di luar. Semangat 45, Unggul Abad 21. Menurut Dino Patti Djalal ada enam kriteria mencapai Indonesia Unggul yakni nasionalisme unggul, internasionalisme unggul, meritokrasi, regulasi pintar, pendidikan dan inovasi, leadhership (kepemimpinan).
Untuk itu semua, Dino Patti Djalal juga menyaratkan tentang Four Don’t! yang pernah disampaikan sesaat setelah menerima penghargaan sebagai Marketeer of The Year 2012.
1.      Jangan lewatkan kesempatan sejarah karena Kita tidak hidup pada masa lalu
2.    Jangan takut menghadapi dunia seperti halnya orang China yang tidak takut menghadapi globalisasi dunia karena Kita harus melihat dunia bukan sebagai tantangan melaikan sebagai sahabat, pasar dan kesempatan yang harus diraih.
3.    Jangan merasa belum menjadi negara yang besar. Negara Kita adalah negara besar meski belum menjadi yang terbaik karena masih tingginya corruption index, poor infrastructure dan adanya kekurangan jumlah entrepreneur dan inovator-inovator handal.
4.    Jangan lupa kekhasan Indonesia yang diakui sebagai bangsa yang memiliki kelembutan jiwa, keterbukaan, kreatif dan plural.

Itulah gagasan-gagasan seorang Dino Patti Djalal yang bisa dituliskan. Ya, meski kenalnya Saya kepada seorang Dino Patti Djalal masih sebatas di atas kertas seperti kenalnya seorang rakyat biasa kepada pemimpinnya. Namun saya rasa ini cukup buat saya, karena pribadi seorang Dino Patti Djalal ingin dikenal melalui gagasan-gagasanya bukan oleh popularitasnya. Meski demikian mungkin suatu saat tulisan ini dapat mengantarkan Saya untuk mengenal lebih dekat pribadi seorang Dino Patti Djalal… Walau sekedar kopi darat yang singkat… Entahlah…. []
           

            
           

            

Tuesday, 17 December 2013

Agama & KTP

Perlukah Kolom Agama di KTP Dihapus?
A : “Bro, tahu belum? Ada wacana kolom agama di KTP mau dihilangkan lho.”
B : “Emang kenapa? Katanya negara berketuhanan, kok malah hilangkan agama?”
A: “Katanya sih, kolom agama itu bisa mengakibatkan diskriminasi. Lagian agama juga urusan pribadi. Nggak usahlah dicantumkan di KTP.”
B : “Nah, ntar ada juga orang yang ngaku mendapat perlakuan diskriminasi gara-gara jenis kelamin ditulis. Berarti kolom jenis kelamin juga harus dihapus dong. Laki-laki dan perempuan kan setara. Lagian, para bencong atau banci pasti protes mau dimasukkan ke jenis kelamina apa.”
C : “Eh, jangan lupa. Bisa juga lho perlakuan diskriminasi terjadi karena usia. Jadi hapus juga kolom tanggal lahir.”
D : “Eit, ingat juga. Bangsa Indonesia ini juga sering fanatisme daerahnya muncul, terlebih kalau ada laga sepak bola. Jadi mestinya, kolom tempat lahir dan alamat juga dihapus.”
B : “Ada juga lho, perlakuan diskriminasi itu gara-gara nama. Misal nih, ada orang dengan nama khas agama tertentu misalnya Abdullah, tapi tinggal di daerah yang mayoritas agamanya lain. Bisa tuh ntar dapat perlakuan diskriminasi. Jadi kolom nama juga wajib dihapus.”
B: “Kalau status pernikahan gimana? Perlu gak dicantumkan?”
A : “Itu harus dihapus. Nikah atau tidak nikah itu kan urusan pribadi masing-masing. Saya mau nikah kek, mau pacaran kek, itu kan urusan pribadi saya. Jadi kalau ada perempuan hamil besar mau melahirkan di rumah sakit, nggak usah ditanya KTP-nya, nggak usah ditanya sudah nikah belum, nggak usah ditanya mana suaminya. Langsung saja ditolong oleh dokter.”
D : “Sebenarnya, kolom pekerjaan juga berpotensi diskriminasi. Coba bayangkan. Ketika di KTP ditulis pekerjaan adalah petani/buruh, kalau orang tersebut datang ke kantor pemerintahan, kira-kira pelayanannya apakah sama ramahnya jika di kolom pekerjaan ditulis TNI? Nggak kan? Buruh biasa dilecehkan. Jadi kolom pekerjaan juga harus dihapus.”
C: “Kalau golongan darah gimana? Berpotensi diskriminasi nggak?”
A : “Bisa juga. Namanya orang sensitif, apa-apa bisa jadi bahan diskriminasi.”
E : “Lha terus, isi KTP apa dong?
Nama : dihapus
Tempat tanggal lahir : dihapus
Alamat tinggal : dihapus
Agama : dihapus
Status perkawinan : dihapus
Golongan darah : dihapus
Berarti, KTP isinya kertas kosong doang….”
A, B, C, D : (melongo)
Sumber: Islamedia

Tuesday, 3 December 2013

Adu Kuat Buruh vs Pengusaha


Q = f (K, L) merupakan fungsi dasar proses produksi karya Cobb-Dauglass, K untuk kapital dan L untuk Labor #simbiosismutualisme
K dan L merupakan gambaran saling ketergantungan antara kapital dari para pemilik modal (pengusaha) dengan labor (buruh) #simbiosismutualisme
K dan L tidak bisa salah satunya dihilangkan, krn setiap proses Q (quantity, produksi) butuh keduanya, maka muncul istilah simbiosis. Tentu harus #simbiosismutualisme
Buruh butuh upah sedangkan pengusaha butuh profit melalui tenaga buruh #simbiosismutualisme
Namun seringkali keduanya tidak memiliki titik temu #bipatrit dalam hal pengupahan, maka butuh pemerintah sebagai #tripatrit untuk menghasilkan equilibrium antara permintaan buruh (demand side) dg penawaran pengusaha (supply side) #simbiosismutualisme
Lantas siapa yang harus disalahkan ketika keduanya tidak menghasilkan #simbiosismutualisme, buruh minta naik gaji, sedangkan pengusaha minta keringanan gaji? Pertanyaan ini seperti pertanyaan duluan mana antara telur dan ayam? Buruh naik gaji karena harga barang2 naik atau harga barang2 naik karena gaji buruh naik?

Suara Buruh
[1] Pengusaha harus mengerti, bahwa kenaikan gaji merupakan sesuatu yang pasti terjadi setiap tahunnya. UMP se-Indonesia setiap tahun (CAGR, 2005-2013) naik sekitar 12,8% mengikuti kenaikan KHL yang selalu naik 13,3% setiap tahunnya. #Suaraburuh
[2] Kata buruh, Kami berdemonstrasi bukan hanya menuntut kenaikan gaji, tapi juga menuntut upah kawan2 Kami yang masih menerima upah di bawah KHL?  Di 2006-2012 banyak 37% rata2 buruh dpt upah dibawah upah minimum. Di 2009, bahkan menyentuh angka 44,6%. . #Suaraburuh

[3] Demonstrasi dijamin konstitusi, tapi benarkah beberapa pengusaha sewa ormas untuk melarang demonstrasi para buruh? . #Suaraburuh

[4] Buruh juga dukung BPJS 2014. Kalo penonton cuman tahu buruh minta gaji Rp3,7 juta sebulan. Dan BPJS bukan produk DPR RI, tp hasil jalan kaki para buruh dari Bandung ke Jakarta. #Suaraburuh

[5] Pengusaha pusing bukan cuman karena ada tuntutan buruh. Tapi pungutan2 liar para preman bahkan sampe ruko2 yg kecil2 aja dipungutin. Sayangnya seringkali oknum aparat juga terlibat. Jangankan pengusaha, warga aja dipungutin. Hello aparat? Tapi g cuman oknum aparat, politikus juga butuh dana pengusaha. Coba jika tak ada pungutan liar? Pengusaha senang buruh senang . #Suaraburuh
[6] Demo buruh juga memang dikeluhkan para pengusaha dan calon investor. Tapi jgn lupa, masalah perizinan juga lebih sering dikeluhkan mereka, ada itu di doing business WB yang rilis hampir tiap tahun. Bahkan perusahaan2 yg g sanggup bayar upah, mau pergi, butuh waktu satu tahun. . #Suaraburuh

[7] Upah buruh butuh naik untuk cicilan motor Ninja Kawasaki, Samsung S3 dan perumahan? Harusnya #terimakasihburuh produsen2 otomotif, gadget dan developer properti produknya bisa terbeli meski dengan mencicil. Indonesia nih, the big four untuk urusan market. 237 juta penduduk di 2010, jumlahnya naik tiap tahun 1,49%. G cuman naik, penduduk kelas menengah juga naik. Pendapatan per kapita juga naik. Posisi skrg ±USD3ribu. . #Suaraburuh

[8] Di Jawa nih kumpul 60-70% penduduk Indonesia. Awal konsentrasi di Jakarta. Ketika JKT berubah jadi basis jasa, dan upah di JKT naik, muncul istilah baru Jabodetabek. Jabodetabek naik muncul istilah Jabodetabek-Cirangkarta atau kita kenal The Greater Jakarta. The Greater Jakarta naik, lahir istilah The Greater Semarang dan Surabaya (Gerbangkertosusila). Proses ilmiah. Terus geser. Mudah2an geser juga ke Kawasan Timur Indonesia. Kalo buruh gak demo, gak geser2 tuh konsentrasi dan pemerataan. Apalagi infrastruktur. Biar pemerintah terus berpikir. . #Suaraburuh

[9] Produktivitas buruh rendah? Produktivitas buruh di Indonesia 2001-2010 berbagai sektor CAGRnya 5,46%. UMP nominal 2005-2013, 12,8%. Lalu berapakah upah riil buruh? 2,7% per tahun.
 #Suaraburuh
[10] Kami tuntut kenaikan gaji karena beberapa kota di negara lain bahkan lebih tinggi dari upah Kami. Data The Japan External Trade Organization (JETRO) yang rilis April 2012 bisa sedikit menggambarkan itu. Untuk ukuran ASEAN Singapura, Bangkok dan Kuala Lumpur masih di atas Kami [Jakarta], apalagi daerah2 di luar Jakarta yang masih di bawah DKI Jakarta? #Suaraburuh

Suara Pengusaha
[1] Upah buruh naik, harga lahan untuk sewa pabrik atau bangun pabrik naik, harga bbm naik, belum lagi pungli. Menambah pusing Kami sebagai pengusaha #Suarapengusaha
[2] Kata teori, supply creates its own demand, dengan sendirinya supply (produk2 yg kami produksi dan jasa yang kami tawarkan) katanya dengan sendirinya akan tetap ada permintaan. Tapi nyatanya produk2 Kami banyak juga yang tidak terserap oleh pasar #Suarapengusaha karena harga jual Kami melambung krn bahan2 produksi juga melambung
[3] Mogok kerja jelas membuat produksi terhenti dan Kami merugi #Suarapengusaha
[4] Kami yang tidak sanggup membayar upah buruh pilihannya 3: menaikan harga jual produk, relokasi pabrik atau tutup sama sekali #Suarapengusaha
[5] Jika kami menaikan harga jual produk, konsekuensinya produk Kami gak ada yang beli dan dampaknya kepada konsumen yang harus membeli dengan harga mahal + pajak konsumen yang juga menambah harga jual Kami #Suarapengusaha
[6] Jika Kami relokasi pabrik, tak mungkin Kami membawa semua buruh ke tempat pabrik Kami apalagi kalo Kami pindah ke luar negeri #Suarapengusaha
[7] Jika Kami tutup sama sekali, Kami semakin rugi, buruh di PHK. #Suarapengusaha
[8] Sebagian Kami bukannya tak mau membayar tapi memang Kami tak sanggup membayar upah di atas KHL, untuk itu Kami meminta penangguhan yang juga dijamin peraturan #Suarapengusaha
[9] Doing business Indonesia memang membaik, tapi sudahkah meniadakan semua pungli2 yang ada, pungli izin, pungli lain-lain #Suarapengusaha. Apakah Kami bisa melawan? Mereka butuh dana2 Kami sedangkan Kami butuh tempat usaha.
[10] Doing business Indonesia memang membaik, tapi apakah infrastruktur seperti jalan, bandara, komunikasi, listrik, air, gas, kemacetan dll di Indonesia ikut membaik? #Suarapengusaha

3 Solusi
Solusi ini hanya berbentuk opsional, bisa dipilih salah satu ataupun ketiganya secara bersamaan….
[1] Menjadikan perusahaan dimiliki bersama melalui ESOP (Employee Stock Ownership Plan). ESOP ini telah di atur Pasal 43 ayat (3) huruf a UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (“UUPT”). Pasal tersebut pada intinya memungkinkan Perseroan untuk melakukan penawaran saham kepada karyawannya sendiri. ESOP sendiri akan memunculkan beberapa dampak positif: rewards (memberikan penghargaan kepada seluruh karyawan dan manajemen atas kontribusinya yang membantu meningkatkan performa perusahaan), Peningkatan Motivasi dan Komitmen, Retaining Program (dapat menarik, mempertahankan, dan memotivasi karyawan dan manajemen yang memiliki peran penting dalam meningkatkan value perusahaan) dan menimbulkan rasa memiliki.
[2] Membuat sistem pengupahan bagi hasil. Laba bersih besar pendapatan buruh ikut naik, laba bersih turun pendapatan buruh ikut turun. Memang kedengerannya agak repot bagi perusahaan2 besar. Bisa dicoba dimulai dari perusahaan2 kecil2 dan kita2 yang lagi merintis bisnis (start up). Ini yang pernah saya lakukan waktu dulu punya CV. RnB Management, usaha yang bergerak di bidang EO, web development dan cetak buku. Meski cuman seumur jagung. Bisnis dengan bagi hasil butuh keterbukaan laporan keuangan mulai dari pemasukan sampai dengan pengeluaran hingga muncul laba bersih. Setiap karyawan katakanlah digaji 1% dari laba bersih. Jika laba bersih perusahaan pada bulan Januari sekitar Rp100 juta maka 1 karyawan mendapatkan Rp1 juta. Tapi jika laba bersih perusahaan di bulan tsbt mencapai Rp1 miliar maka 1 karyawan mendapatkan pendapatan Rp10 juta. Begitu seterusnya. Dampak positif akan mampu meningkatkan kinerja karyawan.
[3] Menghidupkan koperasi karyawan. Koperasi itu mengajarkan kekeluargaan dan dari karyawan, oleh karyawan untuk karyawan. Koperasi dapat memberikan pemasukan tambahan buat buruh. Dikoperasi karyawan juga bisa Didik menjadi entrepreneur sejati. Sehingga mereka bisa merasakan bagaimana dan sulitnya menjadi pengusaha. Disamping itu, buruh bisa dididik untuk tidak berdemonstrasi meminta kenaikan gaji setiap tahunnya. Dan akan meningkatkan kinerja perusahaan.







Thursday, 31 October 2013

Sisi Lain Buruh

[1] Kalopun buruh tidak berdemonstrasi, maka emangnya ada yang tahu kalo di beberapa daerah, UMP buruh masih ada yang menerima di bawah KHL? Yang tahu ada UMP di bawah KHL aja msh adem ayem. Di 2006-2012 banyak 37% rata2 buruh dpt upah dibawah upah minimum. Di 2009, bahkan menyentuh angka 44,6%.

[2] Katanya ikut mekanisme pasar, tapi kenapa sewa ormas untuk melarang demonstrasi?

[3] Buruh juga dukung BPJS 2014. Kalo kita cuman tahu buruh minta gaji Rp3,7 sebulan. Dan BPJS bukan produk DPR RI, tp hasil jalan kaki para buruh dari Bandung ke Jakarta [versi buruh]. Sayangnya yg g tau, cuman paham buruh nuntut gaji naik 50% jd Rp3,7 juta untuk bayar cicilan motor. Susah emang kalo dah bermandikan minyak mah...  eh...

[4] Pengusaha pusing bukan cuman karena ada tuntutan buruh. Tapi pungutan2 liar para preman bahkan sampe ruko2 yg kecil2 aja dipungutin. Sayangnya seringkali oknum aparat juga terlibat. Jangankan pengusaha, warga aja dipungutin. Hello aparat? Tapi g cuman oknum aparat, politikus juga butuh dukungan dan dulangan suara. Disatu sisi, pengusaha juga tak jarang order tuk perebutan lahan.

[5] Demo buruh juga memang dikeluhkan para pengusaha dan calon investor. Tapi jgn lupa, masalah perizinan juga lebih sering dikeluhkan mereka, ada itu di doing business WB yang rilis hampir tiap tahun. Bahkan perusahaan2 yg g sanggup bayar upah, mau pergi, butuh waktu satu tahun.

[6] Buruh butuh naik untuk cicilan motor? Harusnya #terimakasihburuh produsen2 otomotif produknya bisa terbeli. Indonesia nih, the big four untuk urusan market. 237 juta penduduk di 2010, naik tiap tahun 1,49%. G cuman naik, penduduk kelas menengah juga naik. Pendapatan per kapita juga naik. Posisi skrg ±USD3ribu.

[7] Di Jawa nih kumpul 60-70% penduduk Indonesia. Awal konsentrasi di JKT. Ketika JKT berubah jadi basis jasa, dan upah di JKT naik, muncul istilah baru Jabodetabek. Jabodetabek naik muncul istilah Jabodetabek-Cirangkarta atau kita kenal The Greater Jakarta. The Greater Jakarta naik, lahir istilah The Greater Semarang dan Surabaya (Gerbangkertosusila). Proses ilmiah. Terus geser. Mudah2an geser juga ke Kawasan Timur Indonesia. Kalo buruh gak demo, gak geser2 tuh konsentrasi dan pemerataan. Apalagi infrastruktur. Biar pemerintah terus berpikir.

[8] Jadi pengusaha harus siap kenaikan gaji buruh/pegawai/karyawan tiap tahun, UMP nominal tiap tahun overall 12% naiknya. Kalo g siap ya g usah jadi pengusaha.  kalo yg usahanya masih mikro, apalagi g berbadan hukum, gaji di bawah standard masih banyak di Indonesia ini. Jadi woles bro. Pusingnya Gak usah melebih-lebihi para pengusaha besar. Heheehe...

[9] Banyak yg g sadar, kalo UMP naik standard yg katanya status dan jenjangnya lebih tinggi dari buruh juga ikut naik. Biasanya 15% di atas upah buruh.

[10] Produktivitas TK rendah? Produktivitas TK di Indonesia 2001-2010 berbagai sektor CAGRnya 5,46%. UMP nominal 2005-2013, 12,8%. Lalu berapakah upah riil buruh? 2,7% per tahun.